bandoro's home

to infinity and beyond

Gara-gara Cha-cha Dairy Milk

with 5 comments


Setiap kali berada dalam transportasi umum,entah itu di bus, di kereta, atau di pesawat,aq selalu berharap untuk mendapatkan teman duduk:

  1. Orang bule, entah itu cowok atau cewek
  2. Seorang pemudi cantik

Ahaha..selalu saja punya keinginan seperti itu. Kalau ketemu bule kn paling g bisa sembari belajar bahasa inggris. Y cuma sekedar sok tau aja sih sebenrnya. Ahaha  kalau sm cewek cantik,paljng g bisa dikira kita sedang jalan sm cewe tsb,wlpun kenyataannya cuma org lain,teman duduk sebangku yg tidak kita kenal. Ya kalau pas ada nyali gede,bisa kenalan kan… Ahaha. Akan tetap, hari ini, wakfu perjalanan menuju palangka melalui surabaya, tempat duduk dekat jendela,12A, sangat menanti-nanti siapa yg menjadi teman sebangku ku selamq 1jam.an kdepan. Ahaha. Fasten my seat belt,okay, oh, ternyata, teman sebangkuku seorang ibu2 menggendong anaknya,dadmpingi dengan suaminya mungkin. Anaknya sekitar 10 bulan. Posisi datang Dan duduk pertama Kali adalah tidur. Aku duduk disamping ibu yg menggendong anak tsb, Dan suaminya brada disamping kanan istrinya. Ketika sang Ibu menggunakan sabuk pengaman, anak itu terbangun. Seketika itu juga, anak itu menangis. Ahahaha. Nangisnya mungkin sampe pesawat mau terbang tu,nangiiiis mulu. Sampai2 pengen memberikan sesuatu ke mulut adik itu. Ewkwk. Ibu anak itu berusaha utk menenangkan dengan berbagai Cara,Dan ayahnya juga ikutan sibuk menjadi partner Ibu.. Mulai dari mengambilkan minuman, susu, mainan, mereka berdua saling kerja sama untuk menenangkan anak mereka tersebut. “adek, ini ayah adek..adek,liat itu ayah”, mereka saling kerja sama berusaha utk menenangkan anak itu. Semua properti mereka keluarkan utk membuat adek ini diem. Sampai suatu ketika sang ayah membuka permen coklat bulet2, cha cha,. “liat dek,ayah bawa coklat ni, coba dihitung bareng2.” adek itu tetep tdk memperdulikan apa yg ayahnya lakukan. Sang ayahpun tidak menyerah,sang ayah mengambil tas plastik,dikeluarkannya semua isi coklat itu, ayah Dan ibu bareng2 ngitung coklat itu, dijatuhkannya coklat itu bersama-sama diplastik td, Sang Ibu mengambil satu coklat Dan menyuapkannya pada ayahnya.” haaa,em,e..ga mau..” sanv Ibu menarik kembali coklat yg hmpir sampai kemulut ayahnya,. Kegiatan itu mereka lakukan berulang, Dan ternyata trik merek berhasil. Ahahahaha. Sang adek brrhenti menangis, Dan bahkan tertawa melihat apa yg dilakukan kedua org tua merek.

Ketika melihat kejadian td, sy tersenyum simpul Dan terharu melihat mereka berua berusaha utk “menjinakkan” anaknya. Sebelum sang anak diem, ayahnya sempet emosi,tdk sabar melihat anaknya seperti itu, dibuktikan dengan ayahnya sempet memegang pipi.anaknya Dan mnyuruhnya utk diem. Akan tetapi, karena ibuknya juga dengan sabar meredakan anaknya, sang ayahpun juga berusaha utk melakukan demikian kepada anaknya. Bisakah kita seperti mereka, ketika melihat sang buah hati menangis didalam kerumunan orang banyak, Dan dengan sabar kita menenangkan sang buah hati kita. Bisakah kita dengan sabar bekerja sama dengan pasangan kita untuk menenangkan buah hati kita ketika menghadapi masalah seperti itu. Mungkin pasangan tadi suxah melakukan segala macam trik tersebut berulang Kali. Tidak hanya didalam pesawat ini saja. Dibuktikan mereka membawa mainan, coklat, plastik, dll. Mereka berdua sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk buah hatinya.
Okay, walaupun tidak mendapatkan teman sebangku bule/cewek cantik, paling tidak bisa melihat secara langsung kedahsyatan sepasang suami istri menenangkan buah hati mereka.

Written by bandoro

10 November 2013 at 7:18 am

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. akhirnya update juga nih Bandoro blognya.🙂
    hmm,memang sih kadang orang yg duduk di sebelah kita pas di transportasi antar kota itu tidak sesuai dengan harapan. aku aja yang dah puluhan kali naik transportasi umum antar kota, baru satu kali duduk ama ‘seseorang’ yg spesial pas naik kereta pulang kemarin. hehehe

    btw, bagus tuh analoginya Bandoro.🙂

    Ferrial Pondrafi

    10 November 2013 at 8:01 am

    • wahahaha…
      barusan mengunjungi blogmu pond..perlu belajar banyak menulis dari suhu seperti anda pond.wkwkwk

      bandoro

      12 November 2013 at 1:30 am

      • haha, thanks banget Band. hmm, tp aku juga masih harus banyak belajar kok. ya kita sama2 belajar deh kalo begitu.

        pokoknya blog milikmu di-update terus lho ya.

        Ferrial Pondrafi

        12 November 2013 at 10:28 am

      • Jarang dapet moodnya pond.ekwkwk.siiip2..skrng dmanae pond??

        bandoro

        12 November 2013 at 11:00 pm

  2. aku ini lg di Jakarta Bandoro. di daerah Kemang. klo km Bandoro?

    Ferrial Pondrafi

    13 November 2013 at 1:02 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: