bandoro's home

to infinity and beyond

Revenue Recognition

with one comment


Mengawali hari dengan “Tuhan menjawab doa manusia dengan cara yang luar biasa.” Sangat tertohok melihat kalimat itu. Tuhan pasti menjawa doa-doa yang kita panjatkan. PASTI. Entah itu kapan, entah itu melalui siapa, entah dalam bentuk apa, Tuhan pasti melakukan “sesuatu” untuk kehidupan kita. Belajar dari Daniel, berdoa memohon sesuatu, dan Tuhan menjawabnya dengan cara yang luar biasa, tidak pernah dibayangkannya sekalipun. Thanks untuk saat teduh ini J

Hari ini belajar mengenai revenue recognition, pengakuan pendapatan. Sebelum menginjak lebih lanjut, metode pencatatan atau apa mbuh istilah mengenai accrual basis dan cash basis. Metode pencatatan dibagi menjadi dua, yaitu accrual basis dan cash basis. Opo kui?

Accrual basis

Inti dari accrual basis adalah mengakui transaksi ketika transaksi itu terjadi, tanpa memandang apakah transaksi itu menimbulkan pemasukan/pengeluaran kas. Transaksi dicatat pada saat terjadinya. Dalam hal ini, akan ada akun piutang, utang, dll.

Cash Basis

Inti dari cash basis adalah mengakui transaksi ketika terdapat uang masuk/uang keluar. Jadi cash basis tidak memiliki akun piutang/utang. Ya, sempat kaget ketika mendapatkan statement ini, “laporan keuangan yang menggunakan cash basis tidak terdapat akun piutang maupun utang.” Membayangkan, berarti dalam laporan keuangan cuman ada kas masuk dan kas keluar ya… hags.yaya.

Terus, sumber-sumber pendapatan mnurut PSAK ada 4

  1. 1. Pendapatan yang berasal dari penjualan produk

Pendapatan yang berasal dari penjualan produk dicatat pada saat terjadinya transaksi, eh, tetep tergantung pake metode apa. Dicatat sebesar harga jual per unit dari produk tersebut. Biasanya perusahaan-perusahaan manufaktur.

  1. 2. Pendapatan yang berasal dari melakukan jasa untuk orang lain

Pendapatan yang berasal dari melakukan jasa untuk orang lain dicatat pada saat perusahaan melakukan usaha untuk orang lain tersebut/menyelesaikan jasa untuk orang lain tersebut.

  1. 3. Pendapatan yang berasal dari aktiva yang dipakai oleh pihak lain (rent)

Intinya pendapatan diakui ya ketika aktiva tersebut digunakan oleh perusahaan perental. Pada saat melakukan rental lah pkoknya.

  1. 4. Pendapatan yang berasal dari pelepasan aktiva/penjualan aktiva perusahaan.

Y pokoke intine pendapatan akibat penjualan/penukaran aktiva ngono ketoke.hehe

v  Pengakuan pendapatan pada saat penjualan

Pada saat penjualan (point of sale), berarti, pendapatan diakui pada saat penjualan itu terjadi, dan sebesar cost per unitnya. Ada 3 situasi yang dapat digunakan untuk melakukan penyimpangan dasar penjualan:

  1. Penjualan dengan perjanjian beli kembali (buyback agreement)

Apa itu buyback agreement? Buy:membeli, back: kembali, Agreement: perjanjian, :p :p J intinya,  perjanjian antara perusahaan dengan vendor untuk  melakukan transaksi jual dan beli kembali. Jadi perusahaan A menjual barang ke perusahaan B, antara A dan B melakukan perjanjian, kalau sewaktu-waktu perusahaan A butuh barang yang telah dijual ke B, perusahaan A berhak untuk membeli kembali barang tersebut. Nah, situasi semacam ini, perusahaan B yang akan mencatat pendapatan

  1. Penjualan dengan retur

Penjualan dengan tingkat retur tertentu, dalam hal ini contoh konkret perusahaan dengan tingkat retur tinggi yaitu perusahaan makanan yang tidak tahan lama

  1. Trade loading dan chanel stuffing

Opo kui trade loading?

 

v  Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan

Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan sering kita jumpai dalam kontrak jangka panjang, kontrak pekerjaan jalan jangka panjang. Terdapat dua metode pengakuan:

  1. Metode kontrak selesai

Intinya pendapatan diakui pada saat kontrak selesai. Metode ini tidak dipakai karena melanggar matching principle. Kok bisa? Ya kalau misal kontrak pembangunan itu tiga tahun, setiap tahun belum mengakui pendapatan, kan berarti tidak matching antara biaya dan pendapatan.hehe :p

  1. Metode prosentase penyelesaian

Intinya pendapatan diakui setiap periode dengan prosentase penyelesaian kontrak. Misal, kontrak pembangunan dalam tahun pertama, sudah menyelesaikan 25% dari bangunan, nah, pendapatan diakui sebesar 25% dari total proyek tersebut.

v  Pengakuan pendapatan sesudah penyerahan

Pengakuan pendapatan sesudah penyerahan itu contoh nyatanya penjualan cicilan. Kapan pendapatan pada penjualan cicilan diakui? Metode ini mengakui laba pada saat terjadinya penagihan, bukan pada saat transaksi berlangsung. Ketika pertama perusahaan menerima order penjualan cicilan, perusahaan belum mencatatnya dalam pendapatan. Perusahaan akan mencatat pendapatan ketika customer melakukan pembayaran cicilan.

v  Pengakuan pendapatan untuk transaksi penjualan khusus-waralaba dan konsinyasi

Konsinyasi, pendapatan diakui pada saat barang konsinyasi tersebut terjual, bukan pada saat barang dititipkan di konsinyee.

 

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Terimkasih artikelnya bermanfaat. Namun, saya masih bingung inti dari revenue rocognition itu. Mohon penjelasan intinya. Terimakasih

    sucikindah

    13 November 2015 at 12:41 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: