bandoro's home

to infinity and beyond

seputar audit

leave a comment »


LATAR BELAKANG DARI AUDITING
Auditing adalah akumulasi dan evaluasi dari bukti tentang informasi untuk menjelaskan dan melaporkan tingkat hubungan antara informasi dan kriteria yang dibangun. Untuk mengaudit diperlukan informasi yang dapat diverifikasi dan beberapa standars dimana auditor dapat mengevaluasi informasi tersebut. Kriteria yang digunakan untuk mengevalusi informasi sangat bervariasi tergantung pada informasi yang akan diaudit. Kriteria yang digunakan oleh auditor dari kantor akuntan publik umumnya diambil dari GAAP.
Bukti adalah berbagai informasi pendukung yang digunakan oleh auditor untuk mengaudit informasi yang sesuai dengan kriteria. Macam-macam bukti yang digunakan untuk audit:
• Komentar lisan dari klien
• Komunikasi tertulis dengan pihak luar
• Observasi auditor
• Data elektronik dan data lainnya tentang transaksi
Seorang auditor harus memiliki kualifikasi untuk mengerti tentang kriteria yang digunakan dan harus kompeten serta mempunyai sikap mental yang independen. Hasil akhir dari proses audit adalah laporan audit, dimana laporan tersebut dapat dimengerti oleh pengguna jasa audit dan user lainnya.

PERBEDAAN AUDITING DAN ACCOUNTING
Tugas Accounting adalah mencatat , mengklasifikasi, dan meringkas kejadian ekonomi dengan tata cara yang telah ditentukan untuk menghasilkan laporan keuangan untuk pembuatan keputusan.
Sedangkan auditing adalah mengaudit data akuntansi, auditor fokus dalam menentukan informasi yang telah dicatat sesuai dengan kejadian ekonomi yang terjadi selama periode akuntansi. Auditor harus lebih ahli dalam mengakumulasi dan menginterpretasi bukti audit.

PERMINTAAN TERHADAP AUDIT
Sekarang ini banyak informasi yang kurang bisa dipercaya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi:
1. Jauhnya informasi
Informasi yang didapat tidak langsung dari pihak pertaman dimana informasi itu berasal, sehingga informasi yang diterima bisa tidak sesuai dengan kenyataan.
2. Bias dan motif dari penyedia
Jika informasi dihasilkan oleh penyedia informasi dengan tujuan yang tidak konsisten, maka informasi yang ada bisa menjadi suatu bias.
3. Data yang terlalu besar
Terlalu banyak transaksi dapat menyebabkan banyak pula data yang terlewatkan.
4. Transaksi pertukaran yang kompleks
Semakin berkembangnya jaman, transaksi pertukaran antar perusahaan semakin kompleks dan karena itu makin sulit pula pancatatannya.
Untuk perusahaan besar, biasanya mengeluarkan biaya untuk mengurangi resiko informasi yang dapat terjadi, diantaranya dengan cara:
1. Verifikasi pengguna informasi
2. Pengguna mengkominikasikan resiko informasi dengan manajemen
3. Tersedianya laporan keuangan yang telah diaudit

LAYANAN JAMINAN (ASSURANCE SERVICES)
Layanan jaminan adalah layanan profesional yang independen yang dapat meningkatkan kualitas informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan.
Salah satu bentuk layanan jaminan yang diberikan oleh Kantor Akuntan Publik adalah layanan pengesahan (attestation service). Layanan pengesahan adalah tipe dari layanan jaminan dimana kantor akuntan publik mengeluarkan laporan tentang kebenaran dari pernyataan yang dibuat oleh pihak lain.
Lima kategori dari layanan pengesahan:
1. Audit dari laporan keuangan
2. Pengesahan dari pengendalian internal atas laporan keuangan
3. Review dari laporan keuangan
4. Layanan pengesahan dengan teknolgi informasi
5. Layanan pengesahan lainnya yang dapat digunakan untuk subjek masalah secara garis besar

TIPE AUDIT
Operational audit
Mengevaluasi efesiensi dan efektivitas prosedur dan metode operasi dari beberapa bagian dari suatu perusahaan. Hasilnya diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan operasional perusahaan tersebut.
Compliance audit
Audit yang dibutuhkan untuk menjelaskan kepada auditee dengan mengikuti prosedur spesifik, peraturan, atau regulasi yang dibuat oleh pihak berwenang.
Financial statement audit
Audit yang diperlukan untuk memverifikasi laporan keuangan apakah sesuai dengan kriteria (GAAP)

TIPE AUDITOR
Certifiedpublic accounting firm (CPA) atau yang biasa disebut akuntan publik perusahaan bertanggungjawab untuk mengaudit laporan keuangan dari perusahaan go public baik perusahaan yang besar, kecil ataupun perusahaan nirlaba.
Government accountability office auditor atau dikenal dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah auditor yang merupakan bagian dari instansi pemerintahan dimana mereka bertugas untuk mengaudit segala pengeluaran dan pemasukan pemerintah. Auditor ini harus bersertifikasi akuntan publik.
Internal Revenue agents bertanggungjawab untuk menyelenggarakan peraturan pajak seperti apa yang telah ditetapkan oleh kongres dan telah diinterpretasikan oleh pengadilan.
Internal auditor dipekerjakan oleh perusahaan untuk mengaudit manajemen. Auditor internal memiliki tanggungjawab yang berbeda tergantung pada kebijakan pemilik perusahaan.

CERTIFIED PUBLIC ACCOUNTANT(CPA)
CPA diatur oleh Undang-Undang yang telah disahkan oleh departement yang berwenang di negara tersebut. Untuk menjadi CPA , tiga ketentuan yang harus dibuat:
• Keperluan pendidikan
Sertifikat CPA bisa di dapat oleh mahasiswa atau lulusan jurusan akuntansi yang telah menempuh batas minimum SKS yang telah ditentukan.
• Standar Pelatihan CPA
Ada beberapa tes yang perlu dilewati, diantaranya adalah tes basis komputer, simulasi konsep, dan sebagainya
• Keperluan pengalaman

Memiliki minimal pengalaman kerja di bidang auditing selama 2 tahun.

Written by bandoro

10 March 2011 at 5:11 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: