bandoro's home

to infinity and beyond

Posts Tagged ‘biaya historis

Historical Cost

with 3 comments


Hari ini, 13 Maret 2011, berawal dari kisah Ayub yang mendasari langkahku di pagi hari. Melangkah pagi dengan membayangkan kisah Ayub waktu itu. Dengan harta yang sedemikian luar biasa, dengan seketjab harta itu lenyap. Apa yang akan dilakukan manusia biasa ketika menghadapi hal itu? Ayub senantiasa bersyukur, mencoba mendalami maksud Tuhan terhadap dirinya ketika menghadapi kehidupannya. Huft. SEMANTAG…. :)
Memulai perjalanan Kompre dengan judul Conceptual Framework. Nggak tau pasti siapa yang menciptakan conceptual framework ini, tapi yang pasti ketika kita mengerti satu persatu maksud dari conceptual framework, paling g tau akuntansi yang sbenernya, auwagh. Hehe. Hari ini belajar tentang prinsip-prinsip akuntansi. Ada beberapa prinsip akuntansi:
1. Historical cost principle
2. Revenue recognition principle
3. Matching principle
4. Full disclosure principle
Untuk yang pertama, dan hari pertama perjalanan kompre ini, aku mengawalinya dengan…….

“HISTORICAL COST PRINCIPLE”

Uopo kui Historical Cost Principle….

Historical,….ya Historical, Historis, sejarah, masa lalu
Cost,….ya Cost, seluruh pengeluaran yang digunakan untuk mendapatkan aktiva/utang
Principle,….ya principle, prinsip

Historical Cost Principle adalah prinsip akuntansi yang mengakui harta/utang dicatat pada nilai historisnya/harga perolehan. Topik ini pernah membuatku percaya diri tentang dunia akuntansi. Halah. Hehe. Tentang penyusutan aktva, kapitalisasi, revaluasi, dll. Kapitalisasi, pada intinya, menambah nilai manfaat aktiva perusahaan. Syarat2 biaya2 yang dapat dikapitalisasi
1. Diakui sekali selama masa manfaat dari aktiva tersebut
2. Bukan merupakan human eror, tetapi terkait dengan aktiva tersebut.
Sbenernya masih bingung, Kapitalisasi diakui Cuma sekali???
Timbul pertanyaan, kalau misal ada biaya perbaikan mengenai aktiva tersebut, dan ternyata setelah ada biaya perbaikan tersebut menambah umur dari aktiva. Misalkan, pembelian onderdil mobil perusahaan di akhir bulan. Pembelian onderdil tersebut secara tidak langsung akan menambah masa manfaat/umur dari amobil tersebut. Apakah ini yang dinamakan kapitalisasi?terus kemudian, tahun kedua, perusahaan tersebut juga membeli onderdil tapi lain, apakah ini juga akan dikapitalisasi? Bagaimana bedanya dengan revaluasi…?huft. Balik lagi ke Historical cost. Hehe. Beberapa perlakuan mengenai aktiva:
1. Cost Untuk Tanah Yang Diatasnya Ada Bangunan.
Cost untuk tanah yang diatasnya ada bangunan, tergantung maksud dari perusahaan memakai bangunan ato nggak. Kalau misal perusahaan pngen mbangun lagi, ya otomatis seluruh pengeluaran yang timbul, misal biaya peruntuhan bangunan, perataan tanah, dll, termasuk dalam cost aktiva (tanah) tersebut. Akan tetapi kalua perusahaan masih ingin menggunakan bangunan tersebut, pengakuannya ya berdasarkan proporsi harga di pasar berapa, ntar itu jadi nilai bangunan.
2. Lumpsum
Uopop kui lumpsum, intine membeli borongan, tanah, bangunan, peralatan, jadi 1. misal ngene, bangunan beserta peralatan dijual dengan harga 100ewu. Akan tetapi setelah melihat harga pasar, harga tanah 75 ewu, bangunan 25ewu, peralatan 10ewu, yawes, ntar tu dibuat presentasenya, y semacam dialokasikan gitu.
3. Cost Untuk Aktiva Yang Dibangun Sendiri
Kalau misal perusahaan pengen ngebangun sendiri bangunannya, cost yang diakui ya semua biaya sampe bangunan itu berdiri to, biasanya ada 3 biaya, biaya bahan baku, tenaga kerja, Overhead
4. Aktiva Yang Dibangun Sndiri Dengan Pinjaman
Wah, inilah yang saat ini buanyak sekali terjadi, dan mungkin sebagian besar juga melakukan hal ini. Perusahaan ingin medirikan bangunan baru, akan tetapi perusahaan meminjam uang untuk mendirikan bangunan tersebut. Lalu, gimana pengakuan costnya?? Seingatku, costnya diakui sepanjang proses pembangunan tersebut. Termasuk juga biaya bunga yang timbul akibat “pinjaman” uang yang digunakan untuk mbangun tadi, biaya itu juga masuk dalam cost aktiva tersebut. Kalau misalnya proses pembangunan udah jadi, tterus kemudian biaya bunga masih harus dibayar, apakah itu masuk dalam cost aktiva?TIDAK, pengakuan cost akitva cuman selama proses pembangunan itu.
5. Aktiva Yang Diperoleh Dari Pertukaran
Cost yang diakui dari perolehan pertukaran aktiva yaitu dengan menilai harga pasar aktiva, menambah kas yang kita peroleh dan mengurangi kas yang kita bayarkan

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.